Saat Menikung Apakah Harus Utamakan Rem Depan Motor


Tiap pengendara sepeda motor harus mengerti tehnik pengereman yang baik. Ditambah lagi saat melahap kelokan, tentu saja harus direspon dengan tehnik pengereman serta turunkan bukaan gas dengan makin lama makin. 

Tetapi selain itu, ada saran selalu untuk pakai rem depan saat menikung dengan kecepatan yang cukup tinggi. Ya dapat disebut seperti mengaplikasikan tehnik menikung beberapa pembalap motoGP. 

Apakah benar hal tersebut? 

Hal itu semata-mata untuk mengalihkan style dorong ke ban depan, hingga mempunyai traksi yang baik waktu menikung. 

Rem depan pada kecepatan tinggi berperan meredam dorongan inersia dari pergerakan di belakang. 

Tetapi bukan bermakna tiap menikung dengan kecepatan tinggi cuma memercayakan rem depan saja, ada banyak keadaan yang diwajibkan pengendara motor memakai gabungan rem depan atau belakang. 

Rem yang berperan perlambat serta hentikan pergerakan roda harus beda perlakuan pada setiap percepatannya. Bukan mustahil jika dalam menikung dalam kecepatan rendah tetapi memakai rem belakang, ban dapat menutup serta mengakibatkan jatuh 'gelongsor'. 

Untuk kecepatan dibawah 40 km/jam optimalkan rem belakang saja, sesaat di atas itu pakai dengan gabungan dengan awalan rem depan daulu didesak baru imbangi rem belakang. 

Tetapi sebelum itu, butuh diingat, pengereman yang baik waktu menikung ialah saat sebelum melahap kelokan, jangan saat motor telah dikit miring baru lakukan pengereman. 

Waktu keadaan ban tidak tegak prima serta cuma memercayakan tepiannya untuk menapak, kekuatan ban kehilangan traksi akan besar. Ditambah lagi dengan pengereman untuk perlambat pergerakan. 

Karena itu saat lihat tindakan pembalap MotoGP sebelum menikung, ada ayunan ke depan serta tempat masih juga dalam kondisi tegak. Peristiwa itu lah waktu pembalap memakai rem depan motornya. Seterusnya saat kecepatan telah baik untuk menikung, karena itu langsung dikerjakan. 

Baiknya pengereman dikerjakan sebelum masuk kelokan, waktu motor masih tegak serta bukan saat miring atau rebah, sebab ada kekuatan ban kehilangan traksi ke aspal.

Posting Komentar

0 Komentar